Catatan Perjalanan

Pendakian Gunung Lembu 792 Mdpl ; Kecil-kecil tapi Menantang #2

Artikel sebelumnya: Pendakian Gunung Lembu 792 Mdpl Kecil-kecil tapi Menantang #1

Tidak lama tertidur tiba tiba kami dibangunkan oleh suara yang menyuruh untuk bersiap karna perjalanan ke puncak sebentar lagi akan dimulai. Butuh waktu satu jam untuk kita bersiap sebelum summit : ke kamar mandi, packing, sarapan maupun pemanasan sebelum nanjak. Tepat pukul empat pagi kami memulai pendakian ke puncak, pagi itu udara masih saja gerah sehingga dalam perjalanan terpaksa harus membuka jacket karna gerah yang membuat keringat jadi banjir, tidak seperti gunung pada umumnya yang berhawa dingin.

Pendakian Ke Puncak Gunung Lembu

Oiya sebelum pendakian ke puncak kita sempat di briefing dulu sama ketua rombongan dan diberi tahu jika dalam perjalanan nanti kita akan banyak menjumpai petilasan jadi tolong untuk menjaga sikap dan juga tidak merusak atau mengganggu apapun yang kita lihat di perjalanan.

Tadinya sempat berpikir yang dimaksud petilasan itu seperti apa dan ternyata dalam perjalanan gue melihat ada beberapa benda atau tempat yang dipagari dengan kayu atau bambu dan kita tidak diperkenankan untuk melangkahi tempat tersebut dan harus mengambil jalan lain. Dan ini ada beberapa kali gue lihat di jalur, apapun itu gue sebagai pendatang tidak mau mengganggu, merusak dan menghormati kepercayaan orang lain apapun itu.

Baca juga: Pendakian Gunung Papandayan : Awas Babi Hutan #1

Dalam perjalanan menuju puncak sedikit tercium aroma tidak sedap seperti kotoran, eh ternyata tidak jauh dari situ ada area buat para pendaki untuk mendirikan tenda, mungkin bau itu berasal dari kotoran yang tidak rapi ditutup sama pemiliknya hadeh. Jadi nanjak ke gunung Lembu ini bisa secara tik tok alias tidak nenda ataupun camping karna jarak tempuh nya yang tidak memakan waktu yang lama. Dan camping area ini berada tidak jauh dari puncak.

Ada lagi hal baru yang gue tau tentang gunung ini ternyata tujuan kebanyakan pendaki di gunung ini adalah bukan puncaknya tapi sebuah batu yang disebut dengan Batu Lembu yang letak nya harus turun melewati puncak, jadi setelah sampai di puncak pendaki harus turun lagi menuju ke batu ini. Untuk puncak nya sendiri bukan ruang terbuka tapi di tumbuhi oleh pohon pohon sehingga pemandangan disini kurang begitu menarik selain itu tempatnya tidak luas. Batu Lembu ini letaknya agak menjorok keluar dan dari sini kita melihat sunrise dan waduk Jatiluhur yang luas.

Pendakian dari basecamp sampai ke Batu Lembu memakan waktu dua jam saja jadi sekitar jam 6 kita sudah ada di Batu Lembu. Pagi itu sunrise tidak terlalu indah karna tertutup kabut, tapi tetap bersyukur sudah bisa sampai ditempat yang indah ini yang tadinya cuma liat di foto tapi sekarang bisa menginjakkan kaki dan bilang “Gue udah sampai” hehe. Kondisi di Batu Lembunya sendiri sudah ramai oleh para pendaki lain ditambah lagi rombongan kita makin ramai. Disekitar batu hanya diberi tali yang tidak begitu safety jadi harus tetap berhati hati, jaga keselamatan dan perhatikan sekeliling apalagi ketika berfoto karna kurang hati hati sedikit saja bisa langsung terjun ke jurang, ngeri kan!

Baca juga: Ini 5 Pantai yang Bagus di Jawa Timur yang Wajib Kamu Sambangi

Waduk Jatiluhur Dari Ketinggian Gunung Lembu

Waduk Jatiluhur ini merupakan salah satu waduk terbesar yang ada di Indonesia, waduk ini juga berfungsi sebagai pembangkit listrik tenaga air. Dan dari ketinggian gunung Lembu kita melihat waduk Jatiluhur yang sangat luas dengan perahu yang bertengger di permukaan air, sekilas seperti melihat lautan di pegunungan.

Angin yang kencang pagi itu membuat kami tidak bisa berlama lama berada diatas, ditambah lagi matahari yang sudah meninggi pertanda harus bergegas kembali turun dan selanjutnya kembali kerumah masing masing. 

Salah satu gunung yang ada di Purwakarta ini sudah didaki, semoga setelah naik ke gunung Lembu bisa segera menyusul ke gunung Parang dan gunung Bongkok dan bisa menuntaskan misi BongPaLem (Bongkok-Parang-Lembu).

Baca juga: Jalan-jalan di Kota Lumpia Semarang

Related posts

Liburan Lebaran Di Kota Sukabumi : Situ Gunung Jembatan Gantung #2

Apriel Mendrofa

Lompat Batu, Sebuah Proses Pendewasaan

Apriel Mendrofa

Sunrise Yang Indah Di Bukit Sikunir

Apriel Mendrofa

Leave a Comment

You cannot copy content of this page