Author : Rudi

66 Posts - 0 Comments
Tips Perjalanan

Tips Piknik Kepantai yang Baik dan Benar Berdasarkan Kisah Nyata Perjalanan Pribadi #2

Rudi
3. Cari Penginapan Setelah Tujuan Pantai, Alat transportasi yang digunakan selesai di pilih tips piknik ke pantai berikutnya adalah mencari penginapan. Jika piknik anda lebih dari satu hari carilah penginapan sebulan sebelum keberangkatan. Jika anda hanya sehari saja di Pantai jangan mencari Penginapan, karena lebih baik langsung pulang dan menghemat biaya akomodasi untuk keperluan lain. Dan berikut kriteria mencari penginapan secara online: Ketika anda mencari info tempat wisata khususnya Pantai anda akan di berikan info detail mengenai lokasi tujuan hingga penginapan, carilah penginapan yang direkomendasikan blogger, pengunjung dan review-review lainya melalui aplikasi google maps. Anda bisa mencari penginapan yang terdekat...
Tips Perjalanan

Tips Piknik Kepantai yang Baik dan Benar Berdasarkan Kisah Nyata Perjalanan Pribadi #1

Rudi
Tips Piknik Kepantai harus anda ketahui sebelum ke pantai. Ke Pantai yuuk.. kata yang tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Pantai selalu menjadi destinasi piknik favorit masyarakat Indonesia, mungkin karena sebagian besar Wilayah NKRI selalu ada Pantai dan dikelilingi oleh pantai. Keindahan sunset atau sunrise dan pohon kelapa yang berayun-ayun menjadi gambaran yang selalu di ingat saat piknik di pantai.   Sejauh mata memandang terhampar Samudra dan Langit Biru, deruan ombak silih berganti menghujam ke Karang, balutan pasir halus nan putih membasuh kaki, angin sepoi-sepoi membelai wajah dan rambut, seketika kegelisahan hati dan kegalauan hidup hilang sejenak, seakan-akan kita sudah berada...
Jejak Kaki

Main-main Ke Kota Bandung, Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda

Rudi
Artikel sebelumnya: Main-main ke kota Bandung, perjalanan dari Stasiun kota Baru Malang Tiba di Stasiun Kota Bandung Pagi yang cerah sedikit mendung, tepat jam 08.00 KA Malabar tiba di Stasiun Kota Bandung, aku mengemasi tas dan memunguti sisa-sisa sampah makanan semalam, tidak lupa mencabut charger hp yang menempel dicolokan dekat bangku yang aku duduki. Aku berjalan perlahan-lahan dibarisan penumpang yang akan melalui pintu keluar kereta api dengan menyalakan kamera untuk mengambil gambar detik-detik turun di stasiun Bandung, hehee… Sambil β€œclingak-clinguk” aku melihat bangunan Stasiun Bandung dari balik jendela Kereta api, karena setelah sekian lama tepatnya 2008 aku menginjakan kaki di...
Jejak Kaki

Main-main Ke Kota Bandung, Perjalanan dari Stasiun Kota Baru Malang

Rudi
Baca juga: Pura Ulun Danau Beratan: Ada Masjid Al Hidayah Stasiun Kota Baru Malang, Malam Tahun baru 2019 aku tidak kemana-mana, hanya berdiam diri dirumah dan tidur cepat tatkala malam sudah datang. Sebenernya malam tahun baru banyak teman yang mengajak keluar untuk merayakan dengan mengunjungi tempat-tempat wisata di dalam dan luar kota Malang. Akan tetapi aku lebih memilih berdiam diri dirumah karena bosan dengan kebisingan dan kemacetan jalanan saat tahun baru tiba. Sebulan sebelum datangnya tahun baru aku dan teman dari Jakarta (salah satu dari penulis di blog ini) berencana mengadakan trip bareng kecil-kecilan di kota Bandung, sebulan sebelum keberangkatan...
Jejak Kaki

Tradisi Ngelawang di Pasar Seni Sukawati Ubud

Rudi
Video dan foto-foto ngehitz nya dulu artikelnya belakangan, hehee.. antaranews.com Artikel lainya: Liburan ? jangan terlewat kunjungi Pantai di Jawa Timur dan 7 Pantai Selatan Jawa Timur yang mempesona dan indah luar biasa View this post on Instagram A post shared by Brishty Islam πŸ¦‹πŸ’« (@brishty.islam01) View this post on Instagram A post shared by Herudi (@heyruddi) View this post on Instagram A post shared by π’π”ππ†π‘π€ππ‡π˜ | 𝐩𝐑𝐨𝐭𝐨𝐠𝐫𝐚𝐩𝐑𝐞𝐫 (@jisunji) View this post on Instagram A post shared by Vanessa Andrea (@cherrydreamy) View this post on Instagram A post shared by Travel Bali Indonesia (@baligasm) View this post on Instagram...
Jejak Kaki

Cerita Gunung Kawi, Mbah Jugo adalah Taw Low She Atau Guru Besar yang Pertama (Habis)

Rudi
Artikel Sebelumnya : Cerita Gunung Kawi (Bagian Pertama) Cerita Gunung Kawi, Seorang Pemuka Agama Keturunan Darah Biru (Bagian Kedua) Cerita Gunung Kawi, Karomah Mbah Jugo Membuat Beliau di Cintai Masyarakat (Bagian Ketiga) bramardianto.com Cerita Gunung Kawi dari Sisi Masyarakat Keturunan Cina Pada tahun 1931, beberapa orang Tionghoa dari Surabaya, naik ke makam Mbah Jugo di Gunung Kawi dengan kepentingan yang berbeda meski ujung-ujungnya juga sama. Sebut saja, Tjia Tian Tjin. Ia mendapat musibah karena anak lelakinya bernama Tjia Hong Bwee mengalami kecelakaan. Ketika jatuh, anak itu terluka, dan bagian yang terluka itu tak pernah kunjung sembuh meski sudah dibawa berobat...
Penikmat Kopi

Cerita Gunung Kawi, Karomah Mbah Jugo Membuat Beliau di Cintai Masyarakat (Bagian Ketiga)

Rudi
Artikel Sebelumnya : Cerita Gunung Kawi (Bagian Pertama) Cerita Gunung Kawi, Seorang Pemuka Agama Keturunan Darah Biru (Bagian Kedua) WABAH PENYAKIT netralnews.com Di suatu waktu, hampir seluruh daratan Pulau Jawa terserang penyakit kolera. Sudah tidak terbilang jumlah korban yang jatuh akibat penyakit yang mematikan itu. Tak terkecuali di Desa Jugo. Penduduk menjadi panik, resah dan bingung, karena korban terus saja berjatuhan. Di tengah kepanikan itu, penduduk desa mendatangi kandang sapi dengan harapan barangkali Mbah Jugo bisa membantu. Tetapi, ternyata lelaki tua itu menghilang lagi, ia kembali masuk ke dalam hutan. Di tengah kegalauan ini tiba-tiba Eyang Djoego muncul lagi di...
Penikmat Kopi

Cerita Gunung Kawi, Seorang Pemuka Agama Keturunan Darah Biru (Bagian Kedua)

Rudi
Artikel Sebelumnya : Cerita Gunung Kawi (Bagian Pertama) Dalam sebuah buku kecil Cerita Gunung Kawi yang diterbitkan oleh Yayasan Ngesti Gondo (1989), disebutkan bahwa Mbah Jugo adalah seorang ulama terkenal dari Keraton Mataram Kartasura. Riwayat hidupnya dapat ditelusuri berdasarkan Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh Peng ageng Kantor Tepas Daerah Dalem Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat No; 55/TD/I964, yang ditandatangani oleh KRT Danoehadiningrat pada 23 Juni l964. detik.net.id Di dalam surat itu diterangkan pula silsilah Kanjeng Kiai Zakaria II atau Mbah Jugo (Eyang Djoego) sebagai berikut: Sampeyan Dalem Ingkang Sinuwun Kanjeng Sasuhunan Paku Buwana I (Pangeran Puger), memerintah Keraton Mataram tahun 1705 –...
Penikmat Kopi

Cerita Gunung Kawi (Bagian Pertama)

Rudi
Cerita Gunung Kawi ini bermula pada suatu pagi ketika bersih-bersih rumah dan mengumpulkan buku-buku bekas untuk dikilokan, aku tidak sengaja menemukan Majalah Jatim Tourism News edisi 25 Juli – 15 Agustus 2005 No. 50 Tahun III. Setelah kubalik-balik, kucermati dan ku baca berulang-ulang ternyata isinya sangat bagus dan sangat berbobot dalam Sejarah di Malang dan Jawa Timur. Akhirnya aku mengumpulkan dan menyimpan majalah tersebut, daripada harus dikilokan dan ujung-ujungnya didaur ulang untuk sesuatu yang kurang bermanfaat seperti bungkus kacang atau bungkus gorengan. Alhasil setelah mengorek-orek info dan artikel didalamnya akhirnya aku mendaur ulang (sesuai SEO) isi artikel tersebut dengan tujuan...
Pecinta Ketinggian

Pendakian Ke Puncak Mahameru, Beratnya ke Puncak #5 (end)

Rudi
5/5 (1) Artikel sebelumnya: Pendakian Ke Mahameru, Tanpa Persiapan Fisik #1 Pendakian Ke Mahameru, Ranu Pani #2 Pendakian Ke Mahameru, Ranu Kumbolo #3 Pendakian Ke Mahameru, Menuju Kali Mati #4 Sebelum ke Puncak Mahameru saat siang hari di Kalimati, setelah tenda berdiri dan makanan siap saji berupa mie rebus matang serta teh manis dan kopi hangat siap minum, kami berlima menikmati suasana siang menjelang sore hari dengan makan dan minum di dalam tenda. Setelah semua kenyang masing-masing dari kita ada yang tidur-tiduran, melihat-lihat sekitar dan merokok sambil menikmati kopi di tenda. Sedangkan aku duduk-duduk didalam tenda mengobrol dengan senior-senior sambil...
No Copy, Yes Coffee !!!