Tips Perjalanan

Tips Pendakian Gunung Semeru yang Perlu Diketahui

5/5 (6)
Tips Pendakian Gunung Semeru

Gunung Semeru yang berada di Provinsi Jawa Timur merupakan gunung tertinggi di pulau Jawa. Lokasi gunung ini berada di dua wilayah, yaitu Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang. Ketinggian puncaknya mencapai 3.676 mdpl. Salah satu bagian yang paling terkenal dari Gunung Semeru adalah danau Ranu Kumbolo yang berada di ketinggian 2.400 mdpl. Kalau Anda mau mendaki gunung ini, baca dulu tips pendakian Gunung Semeru berikut.

Baca artikel menarik lainya: Pendakian ke Mahameru Beratnya Menuju Puncak Mahameru #5

Danau Ranu Kumbolo ini merupakan sumber air bersih bagi para pendaki Gunung Semeru, karena debit air yang berlimpah dan di sini juga menjadi tempat berkumpulnya para pendaki untuk berkemah.

Rute Menuju Gunung Semeru

Rute Stasiun Kota Baru Malang menuju Basecamp Pendakian Gunung Semeru

Gunung Semeru bisa dilalui dari dua kabupaten berbeda, yakni Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang. Rute dari Kabupaten Malang bila naik kendaraan pribadi adalah perjalanan menuju Tumpang, Poncokusumo, Gubuk Klakah, Ngadas, dan Ranu Pane. Perjalanan tersebut membutuhkan waktu 3-4 jam.

Kalau menggunakan kendaraan umum, Anda perlu naik bus ke Terminal Arjosari kemudian mencari angkot kode TA menuju Pasar Tumpang. Setelah sampai sana, Anda perlu menyewa mobil jip seharga Rp550.000 untuk sampai ke Ranu Pane.

Pendakian juga bisa melalui jalur Kabupaten Lumajang, mulai dari Lumajang, Senduro, dan Bumi Ranu Pane. Jarak tempuhnya lebih singkat, sekitar 1-2 jam saja. Anda tidak perlu menggunakan kendaraan offroad melalui jalur ini, karena aksesnya sudah memadai.

Untuk WNI, harga tiket masuknya sebesar Rp19.000 pada hari biasa dan Rp24.000 pada akhir pekan atau musim liburan. Sedangkan untuk WNA, harga tiket masuk sebesar Rp210.000 pada hari biasa, dan Rp310.000 pada akhir pekan.

Estimasi Waktu Pendakian

Sebelum mengetahui tips pendakian Gunung Semeru, mari ketahui dulu estimasi waktu yang dibutuhkan untuk mendaki.

  • Basecamp Ranu Pane – Landengan Dowo, sekitar 1,5 jam.
  • Landengan Dowo – Watu Rajeng, sekitar 1,5 jam.
  • Watu Rajeng – Ranu Kumbolo, sekitar 2 jam.
  • Ranu Kumbolo – Oro Oro Ombo, sekitar 30 menit.
  • Oro Oro Ombo – Cemoro Kandang, sekitar 30 menit.
  • Cemoro Kandang – Jambangan, sekitar 30 menit.
  • Jambangan – Kalimati, sekitar 30 menit.
  • Kalimati – Arcopodo, sekitar 2,5 jam.
  • Arcopodo – Puncak Mahameru, sekitar 4 jam.

Jadi waktu yang dibutuhkan untuk mendaki Gunung Semeru sekitar 13 Jam 30 menit, namun ini tergantung kecepatan dalam berjalan.

Dari Ranu Pane ke Ranu Kumbolo, Anda harus sangat hati-hati karena akan melalui jalanan berbatu dan jurang di sisi kanan kiri. Ketika Anda melalui perjalanan ke Cemoro Kandang, Anda akan menemukan spot seru, yakni Tanjakan Cinta dan Oro-Oro Ombo.

Perjalanan lanjutan Anda hingga sampai Arcopodo akan melalui pepohonan yang sangat rimbun. Dari Arcopodo ke Puncak Mahameru, Anda akan melalui jalur yang berat, berupa jalur pasir dan berbatu yang menyulitkan pergerakan kaki. Ketika melalui jalur ini, disarankan untuk menggunakan gaiter supaya sepatu tidak kemasukan pasir.

Tips Pendakian Gunung Semeru

Ketika mendaki Gunung Semeru, Anda akan melalui jalur yang berat. Untuk itu, sebaiknya bawa persediaan makanan dengan karbohidrat tinggi, persediaan air minum, dan obat-obatan. Siapkan juga persyaratan untuk registrasi, yakni fotokopi KTP 2 lembar, Surat Keterangan Sehat Dari Dokter, dan mengisi formulir barang bawaan dan anggota yang ikut. Setelah itu, lakukan registrasi untuk pendakian.

Pendakian Gunung Semeru tentu membutuhkan persiapan matang dari semua aspek. Untuk menghindari kemungkinan terburu, Anda harus merinci persiapan kebutuhan, dan menyiapkan fisik Anda. Berikut tips pendakian Gunung Semeru yang perlu disiapkan.

1. Alat-alat yang Harus di Bawa

tips pendakian Gunung Semeru

Tips pertama adalah menyiapkan peralatan pendakian, meliputi tas gunung dengan ukuran cukup besar sehingga semua barang bisa masuk ke situ. Daftar peralatan yang perlu dibawa adalah:

  • Jaket
  • Pakaian ganti
  • Sleeping bag
  • Matras
  • Head lamp
  • Jas hujan
  • Obat-obatan pribadi
  • Perlengkapan makan
  • Sepatu trekking
  • Kaos tangan dan kaos kaki
  • Penutup kepala
  • Ransel
  • Kaca mata
  • Geiters
  • Stick pole
  • Sandal
  • Plastik untuk melindungi peralatan elektronik

2. Rajin Olahraga untuk Menyehatkan Fisik

Tips pendakian Gunung Semeru berikutnya adalah rutin berolahraga untuk menguatkan fisik selama mendaki. Karena Anda akan melakukan pendakian yang panjang dan cukup berat, Anda bisa melakukan olahraga ringan yang melatih pernapasan, seperti lari, basket, futsal, dan jenis olahraga lain. Fisik yang prima tentu akan membantu Anda dalam pendakian. Bukan hanya fisik, mental juga perlu diperkuat dalam rangka menghadapi semua tantangan selama mendaki.

3. Mendaftar Online untuk Mendaki

Agar urusan administrasi lebih mudah, Anda bisa melakukan pendaftaran secara online untuk booking surat ijin masuk semeru. Pendaftarannya bisa dilakukan di situs Bromo Tengger Semeru, https://bookingsemeru.bromotenggersemeru.org/. Dalam satu hari, disediakan kuota pendakian untuk maksimal 500 orang. Kalau Anda mau mendaki di hari libur, sebaiknya booking surat izinnya dari jauh-jauh hari ya.

4. Tidak Perlu Terburu-buru Saat Mendaki

Usahakan untuk tidak menghabiskan kekuatan tenaga di langkah-langkah awal pendakian, karena tantangan terberat adalah ketika mendekati puncak. Gunakan tenaga secara konsisten dan sesuaikan dengan ritme tubuh. Bagaimanapun, pendakian merupakan proses yang panjang dan lama, sehingga ritme harus dijaga. Istirahat jika lelah, dan jangan memaksakan diri saat ada hal yang membuat tidak nyaman.

5. Menjaga Alam Sekitar Tetap Asri

tips pendakian Gunung Semeru

Tips pendakian Gunung Semeru yang tidak kalah penting adalah menjaga alam sekitar agar tetap bersih dan asri. Salah satu caranya adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan. Perlu diketahui, bahwa Gunung Semeru berada dalam kawasan TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru) dengan beberapa gunung lainnya, seperti Gunung Bromo, Gunung Batok, Gunung Kursi, Gunung Watangan, dan Gunung Widodaren.

Hal penting lain yang perlu Anda ketahui terkait tips pendakian Gunung Semeru adalah:

  • Batas aman pendakian hanya sampai di Kalimati, kalau Anda mau melanjutkan sampai puncak, pihak TNBTS tidak bertanggung jawab untuk hal-hal buruk yang terjadi.
  • Ketika summit usahakan untuk tidak membawa tas carrier, cukup membawa day pack supaya tidak merepotkan.
  • Ketika turun dari puncak, tetap fokus pada jalur dan jangan terlalu ke kanan, karena terdapat Blank 75, yakni jurang dengan kedalaman kurang lebih 75 meter.
  • Pemakaian sandal hanya disarankan sampai di Kalimati, gunakan sepatu kalau mau menuju puncak gunung.
  • Dilarang keras untuk mandi di Ranu Kumbolo.
  • Bunga yang ada di Oro Oro Ombo bukan bunga  lavender, melainkan bunga Verbena yang merupakan hama. Boleh dipetik, namun tidak boleh di buang sembarangan.
  • Jangan terlalu lama ada di puncak, karena asap dari Kawah Jonggring Saloko cukup berbahaya.

Tips pendakian Gunung Semeru yang terakhir adalah pelajari dengan detail medan yang akan Anda lalui, dan jangan menjadikan cerita fiksi sebagai pedoman.

“Terimakasih telah mampir dan membaca jangan lupa buanglah sampah pada tempatnya”

Nilai Kualitas Konten

Related posts

No Copy, Yes Coffee !!!