Jejak Kaki

Desa Bunga Sidomulyo Kota Batu: melihat Monumen Pemikiran Gus Dur

Jalan-jalan ke Desa Wisata Sidomulyo Kota Batu untuk Ngopi, sarapan Soto Daging dan mempelajari Monumen Sembilan Pemikiran Gus Dur yang di bangun di seputaran Desa Wisata. Tidak lupa untuk membeli bibit buah dan bunga sebagai bekal melawan pemanasan global dan polusi udara di tempat tinggal tercinta.

Lokasi Desa Wisatanya dekat dengan Warung Soto Daging Bu Wit, hehehee..

wikipedia desa sidomulyo

Untuk lebih jelasnya silahkan lihat sendiri video Desa Wisata Sidomulyo, karena saya sudah malas menulis, wkwkwkwk..

Mungkin tidak ada salahnya menanam tumbuhan kecil-kecil sebagai suplai oksigen di rumah, karena jalan utama diseputaran rumah sudah sering macet dan banyak polusi dari kendaraan bermotor.

Anda juga bisa membaca: Dari Danau Beratan Menuju Pura Tanah Lot

Ayo menjadi petani urban untuk tempat tinggal kita yang lebih hijau dan mengurangi polusi udara, Go Green and Buang sampah pada tempatnya.

Desa Bunga Sidomulyo 1

Setelah lelah muter-muter melihat pemandangan indah dan mencari bibit buah atau bunga, saatnya beristirahat dan ngopi sejenak di warung-warung dekat kebun bunga petani sekitar. Salah satunya Warung Soto Daging yang melegenda bagi saya dan teman-taman, karena semenjak jaman kuliah dulu sekitar tahun 2006 kita sudah sering nongkrong disini.

Desa Bunga Sidomulyo
Soto Daging dan Es Tape Hitam (ciri khas Warung Bu Wit Soto Daging)

Biasanya Menu Soto Daging tersedia di pagi hari hingga siang hari, jika diatas itu sering kehabisan dan jangan kuatir karena ada menu lainya yang ramah dikantong dan mahasiswa, seperti Tahu telor dan mie goreng/rebus

Mie Kuah
Dingin-dingin makan mie kuah dan kopi item

Selain dapat menikmati makanan khas warung-warung sekitar tempat Desa Wisata, kita juga akan dimanjakan oleh pemandangan pegunungan dan kebun-kebun bunga milik warga sekitar

Taman Bunga
Pemandangan dilihat dari tempat ngopi di Warung Bu Wit

Dan jangan lupa untuk membeli bibit-bibit tanaman disini, karena harganya lebih murah, dibanding dengan dipinggir jalan atau di pasar bunga. Karena ini langsung dari Petaninya sendiri, asal bisa menawar dan Sopan anda akan membawa beraneka macam bibit-bibit bunga dan buah kerumah.

Mawar
Karena Engkau Bunga Mawar ku 😀

Anda juga bisa Membaca: Explore Coban Glotak di Malang yang masih Alami dan Menantang (Air Terjun)

Related posts

Ke Jakarta: Khawatir Kondisi Rawan Banjir

Rud

OTW Tahun Baru 2019, Malang – Tulungagung PP dan ke Jatim Park 3

Rud

Bekerja di Pengeboran Batu Bara Site Kalimantan Timur

Rud

1 comment

fleck 7000 water softener specifications February 22, 2020 at 2:51 pm

Thanks for finally talking about >Jalan-jalan ke Desa Wisata Sidomulyo Kota
Batu dan melihat Monumen Pemikiran Gus Dur – Jejak Pejalan Kaki
<Loved it!

Reply

Leave a Comment

You cannot copy content of this page