Candi Singosari, Monumen Raja Kertanegara Penggagas Penyatuan Nusantara

Candi Singosari terletak di Kelurahan Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Bangunannya berada di tengah permukiman dengan batas-batas lingkungan sebelah utara berbatasan dengan Pondok Pesantren Al Fatah, sebelah selatan berbatasan dengan Jalan Kertanegara, barat dan timur berbatasan dengan pekarangan masyarakat.

Dilihat dari latar sejarahnya, Candi Singosari merupakan komplek percandian, tempat pendharmaan raja Kertanegara dan Monumen Raja Kertanegara. Candi Singosari memiliki sifat keagamaan Siwa. Hal ini didukung adanya pancuran air di batur candi dan arca Agastya serta Bhairawa.

Monumen Raja Kertanegara

Artikel menarik lainnya Keunikan Suku Baduy: Kehidupan Tradisional Melestarikan Alam

Candi Singosari berada di Kelurahan Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Bangunannya berada di tengah permukiman dengan batas-batas lingkungan: sebelah utara berbatasan dengan Pondok Pesantren Al Fatah, sebelah selatan berbatasan dengan Jalan Kertanegara, dan bagian barat serta timur berbatasan dengan pekarangan masyarakat sekitar.

Dilihat dari awal sejarahnya, Candi Singosari merupakan kompleks percandian yang digunakan sebagai tempat pendharmaan raja Kertanegara. Candi Singosari memiliki sifat keagamaan … Read more

Satu Suro dalam Tradisi Jawa dan ditempat Lainnya

Malam satu Suro merupakan hari pertama dalam kalender Jawa pada bulan Sura atau Suro, yang bertepatan dengan 1 Muharram. Dalam budaya masyarakat Jawa, terdapat banyak tradisi yang masih dijaga dan dilakukan hingga saat ini, meskipun zaman telah semakin modern. Berikut perayaan malam satu Suro di tempat lain selain Surakarta dan Yogyakarta.

kompas.com

Di Pulau Jawa

Suroan

Selama bulan Suro, masyarakat Jawa meyakini pentingnya tetap “eling” (ingat) dan waspada. Eling di sini mengacu pada kesadaran akan identitas diri dan kedudukan sebagai ciptaan Tuhan. Sedangkan waspada berarti tetap berjaga-jaga dan waspada terhadap godaan yang menyesatkan.

Ada banyak cara yang dilakukan oleh masyarakat Jawa untuk menyambut Satu Suro. Salah satunya adalah melaksanakan “laku prihatin” dengan tidak tidur semalaman. Kegiatan yang biasa dilakukan termasuk tirakatan, menyaksikan pertunjukan wayang, dan acara seni lainnya.

Ledug Suro

Ini adalah tradisi yang dilestarikan oleh masyarakat Magetan, Jawa Timur. Mereka menjaga … Read more

Malam Satu Suro dan Tradisi Tahunan

Malam satu Suro merupakan hari pertama dalam kalender Jawa pada bulan Sura atau Suro, yang bertepatan dengan 1 Muharram. Dalam budaya masyarakat Jawa, terdapat banyak tradisi yang masih dijaga dan dilakukan hingga saat ini, meskipun zaman telah semakin modern. Khususnya di Jawa Tengah, Yogyakarta dan di Daerah lainya, masyarakat mengenal sebuah tradisi tahunan yang lazim dirayakan dengan melakukan arak-arakan di pusat kota, yang dikenal sebagai tradisi malam satu Suro.

elingsolo.com

Artikel menarik lainnya Benteng di Indonesia: Benteng Nieuw Victoria Kota Ambon

Sejarah Satu Suro

Tradisi malam satu Suro bermula pada zaman Sultan Agung. Pada waktu itu, masyarakat umumnya mengikuti sistem penanggalan tahun Saka yang diwarisi dari tradisi Hindu, sedangkan Kesultanan Mataram Islam sudah menggunakan sistem kalender Hijriah (Islam). Sultan Agung, yang ingin memperluas penyebaran agama Islam di Tanah Jawa, mengambil inisiatif untuk menggabungkan kalender Saka dengan kalender Hijriah menjadi kalender Jawa.

Penyatuan kalender ini dimulai pada Jumat Legi bulan Jumadil … Read more

Benteng di Indonesia: Benteng Nieuw Victoria Kota Ambon

Salah satu Benteng di Indonesia adalah Benteng Nieuw Victoria, juga dikenal sebagai Benteng New Victoria. Selain perdagangan, rempah-rempah juga menjadi penyebab terjadinya percampuran budaya yang salah satunya dapat kita lihat melalui bangunan-bangunan peninggalan dari bangsa Eropa.

Pendirian Benteng Nieuw Victoria di Kota Ambon, Provinsi Maluku tidak lepas dari peran rempah-rempah yang menjadi daya tarik utama bagi pedagang lokal maupun bangsa asing yang datang ke sana pada masa kolonial.

Artikel menarik lainnya > Benteng di Indonesia Peninggalan Masa Kolonial

Lokasi Benteng di Indonesia Nieuw Victoria

Benteng Nieuw Victoria, atau juga dikenal sebagai Benteng Victoria, terletak di Desa Uritetu, Kecamatan Sirimau, Ambon, Provinsi Maluku. Bagian utara benteng ini berbatasan dengan jalan dan laut, bagian timur berbatasan dengan perumahan penduduk, sebelah selatan berbatasan dengan jalan raya, sedangkan sebelah barat berbatasan dengan jalan dan SPBU. Saat ini, Benteng Nieuw Victoria dikelola oleh Kodam XVI Pattimura dan berfungsi sebagai markas Asrama TNI serta Markas … Read more

Benteng di Indonesia: Benteng Fort Rotterdam dan Keunikanya

Benteng Fort Rotterdam, juga dikenal sebagai Benteng Ujung Pandang, merupakan Benteng di Indonesia dan sebuah bangunan bersejarah yang terletak di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Bangunan ini memiliki nilai sejarah karena merupakan saksi bisu masa kolonial dengan struktur dinding benteng dan arsitektur bergaya Eropa. Masyarakat Makassar menyebut benteng ini dengan sebutan “Benteng Pannyua,” yang berarti benteng yang menyerupai penyu atau kura-kura. Hal ini disebabkan oleh bentuknya yang jika dilihat dari atas, terlihat seperti penyu yang menghadap ke laut.

Keberadaan benteng ini sangat erat kaitannya dengan sejarah Kota Makassar, dan menjadi bagian penting dalam menceritakan perkembangan kota dari masa ke masa. Selain itu, benteng ini juga menjadi simbol perjuangan bangsa yang diwakili oleh Kerajaan Gowa-Tallo dalam melawan penjajahan Belanda.

Benteng di Indonesia

Artikel menarik lainnya: Benteng di Indonesia Peninggalan Masa Kolonial

Lokasi Benteng

Benteng Rotterdam berlokasi di Jalan Ujungpandang No.1, secara administratif berada di wilayah Kelurahan Bulo Gading, Kecamatan Ujungpandang, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. … Read more