Dari Danau Beratan Menuju Pura Tanah Lot

Perjalanan ke Tanah Lot

Tanggal 28 Desember 2019, Setelah puas jalan-jalan dan menikmati keindahan Pura Danau Beratan aku dan keluarga langsung bergegas meghubungi Pak Sopir yang berada diluar area tempat wisata, dikarenakan tempat parkir mobil penuh dan jalan utama macet pak sopir memutuskan untuk memarkir diluar kawasan wisata.

Setelah semua memasuki mobil perjalanan dilanjutkan menuju Pantai Tanah Lot, saat membuka google map dan mengukur jarak tempuh perjalanan, kurang lebih perjalanan ditempuh selama dua jam dan lalulintas dalam kondisi lancar.

| Artikel menarik lainya: Jalan Malioboro dan Semua Kenangannya

Keunikan Kultur Masyarat Bali

Pura Tanah Lot
ilustrasi: beritabali.com

Perjalana ke Tanah Lot ini sedikit menarik, karena saat ditengah perjalanan kita sempat berpapasan dengan rombongan dan iring-iringan warga untuk melaksanakan upacara adat. Rombongan ini menarik perhatianku karena hampir semua baik itu pria dan wanita mengenakan pakaian adat khas bali. Semua pria memakai sarung khas bali, kemeja putih ikat kepala khas bali dan tidak lupa menyelipkan … Read more

Mengunjungi Pura Bedugul dan Masjid Besar Al Hidayah

Tanggal 28 Desember 2018 hari ke dua setelah tiba di Kota Denpasar – Bali saat liburan, aku dan keluarga memulai aktivitas pagi yang mendung dengan sarapan di Resto Hotel, sarapan pagi disertai minum susu, kopi sungguh nikmat tak terganti. Supaya setrong menjalani liburan dan perjalanan panjang, wkwkwkwk.. Aku bersama ponakan, dan ibukku menikmati suasana resto yang bertepatan dilantai 5 hotel, sedangkan di bawahnya terdapat kolam renang, cukup memanjakan mata dengan air birunya, karena disini tidak ada pemandangan laut dan tidak menghadap ke laut, tapi berjarak 10 meteran dari Tugu Bom Bali Legian.

Setelah semua selesai sarapan dan mandi, kita bergegas ke mobil yang sudah menunggu di bawah dengan pak sopirnya (sebut saja Wayan), saat ketemu Pak Wayan aku menunjukan list tempat yang dikunjungi untuk hari ini dan dua hari kedepan. Hari pertama dan Destinasi Pertama Pak Wayan mengantar ke Pura Bedugul di Danau Beratan.

Pura Ulun Danau Beratan
ombonejagad.com

|Artikel menarik lainnya: Jalan … Read more

Mengejar Layangan Putus

Masa kecil adalah masa-masa yang paling bahagia dan indah, tanpa harus keluar banyak uang kita bisa mendapatkan hal itu dengan mudah asalkan teman dan lahan bermain tersedia. Diawal tahun 90an, anak-anak seumuran termasuk aku ketika itu menginjak awal Sekolah Dasar sangat suka bermain diluar rumah apalagi kalau bermain dialam bebas, karena hal ini menjadi acuan kehebatan anak-anak masa itu. Semisalnya bermain layangan, ketika main layangan anak-anak pasti saling berkompetisi untuk menjadi yang terbaik diantara layangan yang diterbangkan oleh anak-anak lainya. Saat mengadu layangan semua mata akan tertuju pada dua layangan yang saling beradu dan kemampuan siempunya diuji disini, dan ketika salah satu memenangakan pertandingan tersebut, pemenang dengan bangganya akan memainkan naik-turun layanganya seperti pesawat tempur selesai mengebom musuhnya dan menguasai angkasa, dan itu sebagian kecil cerita masa kecil yang sangat berkesan.

Dari semua tahapan bermain layangan, menurutku yang paling menarik adalah ketika anak-anak kampungku waktu itu kehabisan layang-layang, maka mereka … Read more

I lup U

Pak Tani

Pak tani aku cinta padamu
Pak nelayan aku juga cinta padamu
Walau cintaku tak setulus jala dan cangkulmu
Semoga Tuhan menyertai setiap langkahmu

Ketika seorang bidadari meninggalkanku sendiri
Aku merasa dunia ini belum mati
Dan ku seakan tak bersedih hati
Karena ku tau esok mentari ‘kan bersinar kembali (InsyaAllah)
Seperti bulan yang selalu setia mengitari
Mengitari bumi dengan ketulusan sejati
Dan seperti pak tani yang menanam padi
Juga pak nelayan mencari ikan tengiri

No woman, no cry men…
Hidup didesa, dilaut, digunung, dihutan dan di kota jangan terlalu cemen
Jadilah jiwa yang kokoh tak tertandingi seperti semen
Walau tubuh kita tak sekuat supermen
Tapi jangan sensi kayak cewek yang lagi men
Disisi lain juga manis seperti permen

Kembali pada pak tani dan pak nelayan
Bekerja tiap hari seperti pelayan
Melayani orang-orang yang suka makan
Dengan tangan kiri ataupun tangan kanan
Tak pernah lelah dan tak pernah bosan
Walau terkadang sedikit … Read more

Penutupan Proyek Pengeboran dan Moving ke Kalimantan Selatan

Penutupan Proyek
kompas.com

Setelah Proyek pengeboran Site Coremine Margasari, Kutai Kartanegara berakhir, aku dan tim pengeboran batu bara lainya langsung ditugaskan untuk membuka proyek di daerah Kalimantan lainya, yakni Kota Rantau,  Kalimantan selatan. Saat menutup proyek 27 Juni 2012, banyak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kesalahan perhitungan load unloading perlengkapan dan peralatan Pengeboran, mundurnya Crew yang kurang diperhatikan dan kebiasaan Buruk Pekerja Tambang terutama divisi Pengeboran.

Penutupan Proyek Pengeboran

Dimulai dari load dan unloading Perlengkapan dan Peralatan Pengeboran atau bahasa awamnya pemindahan alat-alat dan perlengkapan dari lokasi titik / mess ke workshop Perusahaan di KM 15 Samarinda. Kesalahan ini merupakan kesalahan fatal dan selalu kujadikan pelajaran dimanapun berada, karena pada saat itu aku sangat percaya kepada Foreman/pengawas lapangan dan para operator pengeboran yang menjadikan perhitungan budget load unloading tidak sesuai dengan kebijakan Perusahaan.

Saat itu aku melihatnya sebagai orang-orang yang berpengalaman dibidangnya. Tapi apa yang terjadi justru orang tersebut memanfaatkan kepolosanku … Read more