Kuliner Jawa Timur, Ayam Lodho Khas Tulungagung dan Trenggalek

Sudah pernah mencoba cita rasa Ayam Lodho? Jika Anda belum pernah mencoba Ayam Lodho Khas Tulungagung dan Trenggalek ini, maka Anda tengah melewatkan pengalaman kuliner yang memiliki ciri khas tersendiri. Kuliner ini merupakan salah satu kegemaran dari masyarakat Tulungagung dan Trenggalek, Jawa Timur. Dan memiliki karakteristik unik yang membuatnya tak tertandingi.

Artikel menarik lain Sengkaling: Tempat Wisata Legendaris di Malang

Ayam Lodho Khas Tulungagung

wikipedia

Asal Nama “Lodho”

Ayam Lodho, sebuah kuliner khas Jawa Timur yang namanya berasal dari kata “lodho” yang berarti empuk dalam bahasa Jawa. Merujuk pada tekstur ayam yang sungguh lembut dalam hidangan ini, Tetapi “lodho” juga menggambarkan karakteristik kuliner ini yang kaya akan rasa gurih dari santan yang digunakan.

Meskipun tidak sepopuler hidangan Jawa Timur lainnya seperti Rawon, Tahu Tek, Soto atau Lontong Kikil, namun cita rasanya tidak kalah menggoda. Bayangkan daging ayam kampung yang dibakar hingga meresap, aroma asap yang khas, kemudian dimasak dengan bumbu ndeso dan pedas yang … Read more

Kebakaran Hutan di Gunung Arjuno Sulit dipadamkan

Pada malam Sabtu, tanggal 26 Agustus, pukul 22.00 WIB, kebakaran hutan digunung Arjuno tepatnya dilahan perbukitan di bukit Budug Asu, lereng Gunung Arjuno, mengguncang kawasan ini. Kebakaran yang terjadi di wilayah administrasi Desa Pasawahan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang ini membuat seluruh komunitas pecinta alam dan pihak berwenang di sekitarnya terkejut.

rri.co.id

Artikel menarik lainya Legenda Garuda Wisnu Kencana & Tarian Tradisional

Mengapa Kebakaran Ini Begitu Cepat Meluas?

Hasil pemantauan sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mengungkapkan bahwa kebakaran hutan di gunung Arjuno ini menyebar dengan sangat cepat. Faktor-faktor seperti angin kencang dan jenis vegetasi yang mudah terbakar menjadi penyebab utama percepatan kebakaran ini. Bahkan, kebakaran ini sudah meluas hingga mencapai wilayah Pasuruan dan Mojokerto, menambah kompleksitas penanganan darurat.

Kondisi Medan yang Menantang

Lokasi kejadian yang berada di punggung lereng Gunung Arjuno menambah kesulitan bagi tim gabungan yang bertugas melakukan pemadaman. Dengan medan yang terjal dan sulit … Read more

Benteng di Indonesia: Benteng Torre Peninggalan Portugis

Kota Tidore Kepulauan adalah salah satu kota yang terletak di provinsi Maluku Utara, Indonesia. Kota Tidore terkenal dengan keberagaman budayanya yang sangat berharga, sehingga menjadikannya sebagai salah satu tujuan utama pariwisata di Indonesia. Selain terkenal sebagai surganya rempah-rempah, Tidore juga dikenal sebagai kota yang memiliki dua benteng bersejarah, yaitu Benteng Torre dan Benteng Tahula, yang terletak di Ibukota Tidore, juga dikenal sebagai Kota Soasiu.

Selain kekayaan budayanya, Tidore juga memiliki warisan sejarah yang sangat berharga, terutama dalam konteks pertahanan selama masa Islam dan masa kolonialisasi oleh Portugis, Spanyol dan Belanda. Kepulauan Maluku Utara termasuk Pulau Tidore, yang juga dikenal sebagai Kerajaan Tidore hingga saat ini. Pulau ini berada di dekat Ternate dan Halmahera. Dalam sejarahnya, Tidore diakui sebagai pusat perdagangan rempah-rempah dunia saat zaman penjajahan oleh Portugis dan Spanyol, jauh sebelum Belanda dan Jepang datang ke wilayah ini.

celebes.co

Artikel menarik lain Benteng di Indonesia Peninggalan Masa Kolonial

Alamat

Read more

Pacu Jalur: Budaya Balap Perahu Dayung di Kuantan Singingi

Pacu Jalur Kuantan Singingi bukan hanya sekadar event tahunan, tetapi juga simbol kebanggaan yang menghiasi kalender masyarakat Kuantan Singingi. Acara ini tidak hanya melibatkan komunitas lokal dari pelosok kampung, tetapi juga telah melampaui batas nasional.

Dalam lingkup Kabupaten Kuantan Singingi, terutama di ibu kotanya, Teluk Kuantan, dan sepanjang Sungai Kuantan, event Pacu Jalur telah menjelma menjadi festival tahunan terbesar yang ditunggu-tunggu.

Pacu Jalur, juga dikenal dengan variasi pengejaan seperti Pacu Jalua, Pachu Jalugh, atau Patjoe Djaloer, merupakan perlombaan tradisional yang melibatkan dayung perahu, sampan, atau kano khas Minangkabau. Asalnya berasal dari kawasan Tengah-Barat Sumatra, tepatnya di Kuantan Singingi yang sering diidentifikasi sebagai Kuansing.

Artikel menarik lainnya Menikmati Keindahan Alam di Cafe Sawah Pujon Malang

Secara etimologis, istilah “Pacu Jalur” memiliki akar dalam bahasa Minangkabau, di mana “pacu” mengacu pada “perlombaan”, dan “jalur” merujuk pada “perahu” atau “sampan”. Dengan kata sederhana, Pacu Jalur dapat diartikan sebagai “perlombaan perahu” atau “perlombaan sampan”.… Read more

Manfaat Jengkol Bagi Kesehatan: Mitos dan Fakta yang Perlu Diketahui

Jengkol, meskipun sering kali dikenal sebagai makanan kontroversial karena aroma khasnya, sebenarnya memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan yang patut dipertimbangkan. Meskipun demikian, penting untuk memahami manfaatnya dengan bijak dan memperhatikan potensi efek samping yang mungkin terjadi. Berikut ini adalah beberapa manfaat jengkol bagi kesehatan:

  1. Sumber Serat: Jengkol mengandung serat larut yang tinggi, yang dapat membantu meningkatkan pencernaan, mengurangi sembelit, dan menjaga kesehatan usus.
  2. Sumber Protein Nabati: Jengkol mengandung protein nabati yang penting untuk pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh. Ini bisa menjadi alternatif protein bagi vegetarian.
  3. Kontrol Gula Darah: Serat dalam jengkol dapat membantu mengendalikan penyerapan gula darah, bermanfaat bagi penderita diabetes tipe 2.
  4. Kesehatan Tulang: Jengkol mengandung kalsium dan fosfor yang mendukung kesehatan tulang dan gigi.
  5. Sumber Zat Besi: Kandungan zat besi dalam jengkol dapat membantu mencegah anemia dan meningkatkan suplai oksigen ke seluruh tubuh.

topwisata.info

Namun, perlu diingat bahwa ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan:

  • Efek Samping Gas: Jengkol
Read more
1 14 15 16 17 18 64