Jejak Kaki

Menyambut dan Merayakan Tahun Baru 2019 – Dari Bromo Langsung tik-tok Gunung Panderman

Sebelumnya sudah aku ceritakan perjalanan dadakan ke Bromo dan reuni kecil-kecilan taman kuliah dulu, selanjutnya akan aku ceritakan perjalanan tik-tok ke Gunung Panderman Kota Batu.

Perjalanan ke Gunung Bromo dan ke Gunung Panderman ini adalah perjalanan untuk mengantar teman masa SMA Marwoto (sebut saja begitu, wkwkwk..) yang hobi naik Gunung, dan dia sebut saja Mas Ary berasal dari Kota Solo. Setelah kita bertemu saat naik ke Bromo, sebagai sesama pendaki Gunung pasti ada jiwa yang entah dari mana pasti nyambung dan ngeklik jika ngobrol dan jalan bareng, apalagi kita semua sama-sama penghobi berat minum kopi. So saat selesai naik Bromo, seharusnya acara ku adalah mengejar target penutupan laporan kerja akhir Tahun dan persiapan liburan akhir Tahun di Bali bersama keluarga. Akan tetapi niat untuk membuat laporan akhir tahun harus diundur dulu karena Mas Ary pingin dianter naik ke Gunung Panderman tik-tok dan jadilah saat itu persiapan naik Gunung lagi dan perjalanan dari Probolinggo akhirnya berakhir atau langsung ke Rumah Marwoto di Karang Ploso, untuk menyiapkan segala sesuatu ketika naik Gunung Panderman.

Pripare Naik Gunung di Rumah Marwoto

Setelah perjalanan dari probolinggo kita memasuki kota Malang sekitar pukul 18.45 wib, saat itu teman-teman belum makan dan memutuskan untuk makan di Sate Bunul H. Paino. Setelah sampai dan tiba di TKP, Marwoto menghubungi teman satunya lagi sebut saja Donad, teman seper kopian untuk gabung dengan teman-teman makan bersama. Akhirnya sore itu kita habiskan sate pak Paino beserta tusuk-tusuknya, hehehee..

Setelah selesai makan sate, nanggung jika harus pulang kerumah masing-masing, dan pada akhirnya Marwoto ngajak lagi untuk ngopi dan nonton live musik di Cafe Simpang Luwe. Dan rupanya bakal berat perjalanan ke Gunung Panderman nanti Shubuh. Karena Mas Ary pingin pagi-pagi naik gunungnya supaya tidak panas dan berat ketika ngetrek ke puncak. Alhasil karena semua ke enakan ngobrol ngalor-ngidul dan ke enakan menyruput kopi tidak sadar jam tangan menunjukan pukul 23.30, akhirnya kita semua memutuskan pulang istirahat untuk mempersiapkan stamina perjalanan esok hari menuju puncak Gunung Panderman, kecuali 3 orang yang ingin melanjutkan perjalanan ke Panderman.

Sebelum sampai dirumah Marwoto kita menyempatkan berbelanja kebutuhan untuk mendaki di Mini Market terdekat, kopi, roti dan snack adalah hal wajib selama pendakian. Saat perjalanan pulang kita sepakat untuk berangkat pagi sehabis sholat Shubuh. Dan peserta yang berangkat hanya 2 orang, aku dan mas ary saja wkwkwk.. Marwoto lihat-lihat kondisi dan yang lainya tidak ikut karena capek dan tidak minat. Hahahaa…

Naik Gunung Panderman setelah 3 Tahun Absen

Sebenernya aku sendiri sudah sekitar 3 Tahun tidak pernah naik Panderman, aku menerima ajakan Mas Ary karena kepingin melihat situasi terakhir Panderman yang merupakan Gunung Legendaris bagi Warga Malang Raya, ketika masih belajar ataupun masih abg dulu. Gunung ini sangat di sukai bagi pendaki pemula dan senior di kota Malang, karena treknya tidak terlalu panjang tapi sedikit menantang.

Lanjut lagi ke cerita sebelumnya, setelah sampai di rumah Marwoto kita bertiga langsung istirahat karena mata dan badan sudah tidak bisa diajak kompromi, seharian dari Bromo langsung ngopi. Keesokan harinya tanggal 21 Desember 2019 jam 6.00 aku terbangun, dan lainya masih pada tidur karena kecapekan. Benar-benar di luar planning kemarin malam, hehee. Tepat pukul 9.30 akhirnya kita semua sudah siap untuk berangkat menuju panderman, saat perjalanan di dalam Mobil marwoto menyatakan tidak ikut karena masih capek, saat itu juga aku memutuskan untuk meminjam sandal Gunungnya, karena aku sendiri tidak punya. Sedangkan sepatu yang ku pakai ke Bromo terlalu berat dan kurang efisien untuk bergerak melewati tanjakan-tanjakan curam. Sekitar satu jam perjalanan kita menuju pos pendakian Panderman, melalui jalur barat kota Batu, karena Jalur utama benar-benar macet hal ini disebabkan di jalur utama dari Kota Malang menuju Kota Batu banyak wisatawan yang ingin ke Jatim Park 3. Saat sampai di jalibar kota Batu kita memutuskan untuk singgah dan membeli sarapan, disini pemandanganya sangat bagus view untuk melihat Pegunungan Panderman, Arjuno-Welirang dan Bromo tengger Semeru. Tapi saat itu cuaca kurang mendukung karena mendung dan kabut di Jalibar sangat tebal.

Setelah selesai sarapan di jalibar kita bergegas menuju Pos Pendakian Panderman, perjalanan cukup lancar karena melewati jalur alternatif, sedangkan jalur kota sangat padat, hal ini dikarenakan bertepatan dengan libur sekolah dan menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Setelah 30 menit perjalanan kita telah sampai di Pos Pendakian, temanku marwoto yang semula tidak ikut dan tidak jelas keputusanya akhirnya ikut naik juga, hal ini disebabkan karena sebagian besar pendaki-pendaki ke Gunung Panderman masih anak-anak sekolah dan kuliahan. Sempat dipanas-panasin, “masak kalah karo arek cilik le, lemah umak.. wkwkwk..” dan yang jadi masalah jika Marwoto ikut otomatis aku memakai sandal japit, karena tidak ada lagi alas kaki yang cocok untuk mendaki. Tapi hal ini tidak menjadi halangan, karena jalur Panderman aku sudah paham treknya sebab. Bukan pendaki dari Kota Malang Raya klo tidak pernah ke Panderman, aseeeek…!! karena Panderman merupakan Gunung pembelajaran buat Warga Malang Raya dan sekitarnya sebelum mendaki Gunun-gunung lainya. Jadi perlengkapan untuk tik-tok, sekedar aman dan nyaman di tubuh atau anti ribet. Karena gunung ini tingginya hanya 2.000 Mdpl dan ketinggian naiknya dari pos sekitar 800-900 meteran.

Pendakian yang kurang beruntung karena di Musim Hujan

Watu Gedhe, jangan di contoh sandalnya 😀

Setelah memarkir mobil di dekat pos dan jalur pendakian Gunung Panderman – Gunung Butak kita segera membeli tiket masuk dan mendaftarkan nama-nama pendaki. Saat jam 11.30 semua beres, dan kita mulai melakukan perjalanan ke Puncak Panderman. Meskipun cuaca saat itu kurang bersahabat, kabut tebal dan sedikit gerimis tapi tidak memadamkan semangat marwoto naik Gunung untuk yang pertamakalinya, alhasil tiap jalan 200 meteran slalu poto-poto dan minta di abadikan tiap jengkal langkah ataupun gayanya yang norak. Hehehee..

Selangkah demi selangkah aku mengikuti langkah Mas Ary dan Marwoto, menurutku hari ini merupakan hari yang paling lambat aku mendaki Panderman. Aku harus sedikit bersabar karena mengikuti alur jejak langkah kaki Marwoto dan Mas Ary. Karena didalam sejarah pendakian ku di Panderman (hehehee..), hari ini yang sangat lambat, biasanya saat mendaki dengan teman sekampung dirumah, hanya dua jam perjalanan ke puncak dan sejam perjalanan turun. Berangkat jam 2 dini hari sampai diatas jam 4an saat Adzan Shubuh berkumandang, setelah Sunrise Muncul dapat sejam langsung turun, turunya itu kadang lari, wkwkwkw saking terbiasanya dengan Panderman, hal ini dilakukan karena basanya teman dikampung menjadikan panderman sebagai ajang pemanasan sebelum mendaki ke Gunung yang lain yang lebih tinggi dan berat. Terus setelah muncak biasanya teman-teman kampunku makan Soto di Cafe Pojok dekat pemberhentian bus Puspa Indah.

Kembali ke cerita pendakian dengan Marwoto, tepat pukul 12.30 kita sampai di daerah Latar Ombo, tempat pendirian tenda yang ingin bermalam di Panderman. Karena di Latar ombo ini jaraknya cukup luas dan datar, jadi cocok untuk nge-camp oiya untuk catatan bagi yang ingin Ngecamp di Panderman, usahakan bawa air untuk masak dari Pos Pendakian karena sepanjang jalur dari Pos hingga Puncak tidak ada sumber air. Berbeda dengan di Gunung Butak, di Puncak Butak banyak terdapat sumber air.

Salah satu keindahan di Latar Ombo

Sekitar kurang lebih 10 menit istirahat kita melanjutkan perjalanan menuju Watu Gedhe, di trek menuju watu gedhe ini jalanya agak menanjak, tapi masih tahap aman karena banyak batu dan akar yang bisa digunakan untuk pijakan. Perjalanan ke Watu Gedhe cukup lancar karena tidak ada masalah dan rintangan yang berarti, dan sekitar 30 menitan atau sekitar pukul 13.30 an kita sudah mencapai kawasan Watu Gedhe. Ditempat ini juga bisa dibuat Ngecamp, tapi yang perlu diwaspadai di sebelah timur batu yang membentang terdapat jurang dan sedikit tempat yang datar untuk dijadikan tempat mendirikan tenda. Jika mencari tempat lebih aman mendingan ngecamp di Latar Ombo, karena di Watu Gedhe kurang Safety.

Safety first ketika mendaki Gunung Panderman, kecuali bagi warga sekitar yang sudah terbiasa

trek menanjak

Setelah selesai istirahat kita melanjutkan perjalanan menuju puncak, di jalur antara Watu Gedhe dan Puncak ini lah trek nya sedikit berbahaya, apalagi jika kondisi hujan. Karena jalur di sini sangat licin, banyak trek tanah liat, batu, dan akar pohon yang curam dan berbahaya. Kemiringanya hampir 50-85 drajat, jadi untuk melalui trek ini harus siap-siap tenaga dan ekstra waspada, apalagi jika kondisi hujan. Air bercampur lumpur akan melewati jalur ini, hingga menambah kelicinan jalur tersebut. Waktu kita melalui jalur ini sempat berpapasan dengan dua orang cewek dan cowok. Saking terjal dan curamnya pendakian waktu itu, si cewek sampai nangis-nangis terpeleset dan minta istirahat sama si cowoknya. So hati-hati jika kalian mendaki Gunung Panderman apalagi saat musim hujan. Pernah suatu hari trek disini benar-benar sangat licin, bukan karena hujan, tapi karena tanah basah dan saking banyaknya yang naik mengakibatkan pijakan-pijakan kaki menjadi licin, alhasil waktu itu aku dan teman-teman kampung mencari jalur baru, dekat dengan pepohonan dan rumput-rumput supaya tidak licin saat mendaki.

Jalur Pendakian licin

Kurang lebih satu jam an melewati trek licin tersebut, setalah trek tersebut akhirnya kita sampai pada bonus pendakian, yakni jalur yang sedikit membuat kaki bisa istirahat, yakni jalur datar. Akan tetapi yang harus diwaspadai disini sisi kiri jalur jalan setapak disini adalah jurang yang sangat dalam. Terutama saat melewati tebing bukit ada penanda pita warna kuning, meskipun jalannya tidak menanjak, kita harus tetap fokus. Jika tidak fokus dalam sekejap bisa terpleset di jurang yang dalam itu. Dan setelah melewati jalur setapak, kita melewati terowongan alami yang terbentuk dari Godong Pahitan, jalur disini juga landai dan aman. Karena jalur ini jalur terakhir sebelum sampai Puncak. Dan tepat pukul 14.15 kita sudah mencapai puncak Panderman. Dipuncak ini kondisinya seperti latar ombo, cocok untuk nge-camp, yang perlu diwaspadai saat dipuncak adalah monyet. Karena saat anda makan atau masak si monyet pasti mendekat, dan tidak segan-segan merebut makanan di dekatmu. Tapi pada saat kita mencapai puncak tidak ada satu pun monyet yang nonggol, mungkin dia nongolnya saat pagi hari.

Saat di puncak kita berfoto-foto, apalagi marwoto. Saat di puncak selalu foto dengan semua gaya, mulai gaya cool sampai gaya alay pun di lakukan. Yaa.. mungkin pertama kalinya naik gunung harap dimaklumi, heheee…

Setelah puas berfoto dan beristrahat kita memutuskan untuk turun kembali, saat naik ke puncak cuacanya cuman grimis dan berkabut. Untungnya saat turun dan tiba di latar ombo baru hujan deras, karena hujan itulah aku saat turun ke pos dari latar ombo, terpleset-pleset. Hal ini dikarenakan sandal jepitku tidak bisa menahan licinya jalur yang penuh air dan lumpur, alhasil saat turun dijalur terakhir harus pelan-pelan dan bersabar sampai Pos Panderman.

Demikian jejak perjalanan akhir Tahun ke Gunung Panderman, selanjutnya jejak perjalanan akhir Tahun ke ke Kota Tulungagung dan ke Gunung Bromo lagi. 😀

Related posts

Bekerja di Pengeboran Batu Bara Site Kalimantan Timur

Rud

OTW Tahun Baru 2019, Malang – Tulungagung PP dan ke Jatim Park 3

Rud

Pembelajaran dari Proyek Pengeboran Batu Bara di Kota Rantau Kalimantan Selatan

Rud

20 comments

Entertainment Lighting January 14, 2019 at 7:38 pm

Fantastic site. A lot of helpful info here. I’m sending it to seveal buddies ans
additionally sharing in delicious. And certainly, thaank you iin your effort!

Reply
OTW Tahun Baru 2019, Malang - Tulungagung PP dan ke Jatim Park 3 - Jejak Pejalan Kaki January 16, 2019 at 8:49 am

[…] artikel sebelumnya sudah ku ceritakan perjalanan dari Bromo Langsung tik-tok Gunung Panderman, selanjutnya akan ku ceritakan perjalanan PP dari Kota Malang ke Kota Tulungagung, ke Jatim Park 3 […]

Reply
ToryBig January 20, 2019 at 4:36 am

Hello. I have checked your jejakpejalankaki.com and i see you’ve got some duplicate content so
probably it is the reason that you don’t rank high in google.
But you can fix this issue fast. There is a tool that creates articles like human, just search in google: miftolo’s tools

Reply
hickoryfoodfactory.com January 20, 2019 at 7:21 pm

I am not certain whyere you’re getting your info, however good topic.
I needs to spend some time studying more or understanding more.
Thanks for great info I was searching for this info for my mission.

Reply
slot mobile apk January 21, 2019 at 4:11 pm

Hello there, I found your site by way of Google even as searching for a similar topic, your website came up,
it seems good. I have bookmarked it in my google bookmarks.

Hello there, simply changed into alert to
your weblog thru Google, and found that it’s
truly informative. I’m gonna watch out for brussels.
I’ll appreciate if you proceed this in future. Numerous people can be benefited from your writing.
Cheers! http://otahitiwater.com/__media__/js/netsoltrademark.php?d=918.network%2Fdownloads%2F83-mega888

Reply
sablon kaos January 22, 2019 at 4:56 pm

Have you ever consіdered about adding a little
bіt more than just your articles? I mean, what
you say is valuabgle and all. Nevertheless thіnk about if you added some great photօs or vіdeo
clips to give your posts more, “pop”! Your content iis excellent but wіth images and clips, this
website could definitely be one of the very beеt in its niche.
Good blog! https://sablonansatuanku.blogspot.com/

Reply
Ceme Online January 26, 2019 at 1:04 pm

Thanks to my father who told me concerning this blog, this
web site is actually awesome. http://Publish.lycos.com/

Reply
Aerie Promo Code January 29, 2019 at 2:27 am

Pretty! This was a really wonderful post. Thank you for your provided information.

Reply
stamped concrete foundation wall January 29, 2019 at 10:12 am

This website definitely has all the information and facts I needed about this
subject and didn’t know who to ask. http://stamped-concrete-nh22209.designertoblog.com

Reply
how to sell an annuity January 30, 2019 at 5:09 pm

alwqys i used to read smaller articles which as well clear their motive, and that
is aalso happening with this piece of writing which I am reading at
this time.

Reply
stamped concrete moulds February 2, 2019 at 11:17 pm

I just like the helpful information you supply on your
articles. I’ll bookmark your weblog and test once more right here regularly.
I’m relatively certain I’ll be told many new stuff right right here!
Best of luck for the following! http://stamped-concrete-patios-n58566.bloggin-ads.com

Reply
hanun87.blogspot.com February 5, 2019 at 12:25 am

Good bloց post. I absolutely lovе this website.
Keep writing! https://hanun87.blogspot.com/

Reply
Georgetta February 16, 2019 at 11:41 pm

I do not even know how I ended up here, but I thought this post was great.
I don’t know whoo you are but certainly you’re going to a famous blogger if you are not already 😉 Cheers!

Reply
ceme online February 18, 2019 at 11:03 pm

I always used to study paragraph in news papers but now as I am a
user of net therefore from now I am using net for articles,
thanks to web. http://www.menangceme.net/ref.php?ref=MENANGCEME

Reply
Bill March 15, 2019 at 6:49 am

It’s appropriate time to make a few plans for the long run and it’s time to be happy.
I have learn this post and if I may I wish to recommend you few
attention-grabbing things or advice. Perhaps you could write subsequent
articles relating to this article. I wish to learn more issues about it!
I’ve been browsing on-line greater than three hours lately,
but I never found any fascinating article like yours.
It is beautiful worth enough for me. In my view, if all website owners and bloggers made excellent content material as you probably did, the web can be much more helpful than ever before.
It is the best time to make some plans for the future and it
is time to be happy. I’ve read this post and if I could I wish to
suggest you some interesting things or tips. Perhaps you could write
next articles referring to this article. I want to read more things about it!

http://Goodreads.com/

Reply
download free cracked premium wordpress themes March 24, 2019 at 11:06 pm

I need to to thank you for this good read!! I definitely enjoyed
every little bit of it. I have you saved as a favorite to
check out new things you post…

Reply
maha168.Com March 27, 2019 at 7:07 am

Its like you read my mind! You appear to know
so much about this, like you wrote the book in it
or something. I think that you can do with a few pics to drive the message
home a little bit, but other than that, this
is great blog. A great read. I’ll certainly be back.

Reply
Meet up support April 28, 2019 at 9:08 pm

Hello! This is my first comment here so I just wanted to give
a quick shout out and say I genuinely enjoy reading through your posts.
Can you recommend any other blogs/websites/forums that go over the
same subjects? Thank you so much!

Reply
MatExTedo May 7, 2019 at 1:26 am

Priligy 30mg Wiki Order Now Clobetasol Cash Delivery cialis Last Longer Levitra 20 Mg Onlinedrugstore Canada

Reply
how to get help in windows 10 May 23, 2019 at 8:25 pm

Stunning quest there. What occurred after? Good luck!

Reply

Leave a Comment