Waduk Gajah Mungkur, yang terletak di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, adalah salah satu proyek monumental di Indonesia yang melampaui sekadar fungsi teknisnya sebagai bendungan. Diresmikan pada tahun 1983, waduk raksasa ini tidak hanya berhasil mengatasi masalah banjir yang kronis di daerah aliran Sungai Bengawan Solo bagian hilir, tetapi juga telah bertransformasi menjadi pusat ekonomi, sumber energi, dan destinasi wisata andalan bagi Jawa Tengah bagian selatan. Nama “Gajah Mungkur” sendiri diambil dari sebuah bukit yang kini sebagian tenggelam oleh genangan air waduk, seolah mencerminkan sejarah panjang dan perubahan besar yang dibawanya.

Sejarah Pembangunan: Meredam Amukan Bengawan Solo
Sungai Bengawan Solo, sungai terpanjang di Pulau Jawa, dikenal memiliki karakter yang sulit dikendalikan. Setiap musim hujan, luapan airnya sering menyebabkan banjir dahsyat yang melanda wilayah Solo hingga ke Jawa Timur. Untuk mengatasi masalah ini secara permanen, pemerintah Indonesia mengambil langkah ambisius dengan membangun sebuah bendungan raksasa yang berfungsi … Read more


