Jejak Kuliner

Kuliner Lumpia Semarang, Kuliner yang Bermula dari Cinta

4.7
(3)

Kuliner Lumpia Semarang merupakan salah satu kuliner khas Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah. Perpaduan rasa gurih renyah dan saus manis yang kental membuat lumpia ini memiliki banyak penggemar. Bukan hanya rasanya yang unik, lumpia juga memiliki sejarah yang begitu memikat.

Kuliner Lumpia Semarang

Sejarah Kuliner Lumpia Semarang

Sekitar abad ke 19, seorang imigran dari Fujian bernama Tjoa Thay Joe merantau ke Kota Semarang. Ia memutuskan untuk tinggal dan membuka usaha kuliner khas Tiong Hoa. Makanan tersebut memiliki  isian daging babi dan rebung yang gurih.

Seiring berjalannya waktu, ia pun bertemu dengan Mbak Wasih yang merupakan orang Jawa asli. Mbak Wasih juga memiliki usaha kuliner mirip lumpia namun dengan isian kentang dan udang dengan rasa yang lebih manis. Akhirnya, mereka menikah, dan mengelola usaha bersama.

Pernikahan tersebut, selain menyatukan dua budaya yang berbeda, juga melahirkan jenis makanan yang kini disebut sebagai lumpia. Tidak hanya isian daging babi, saat ini Kuliner Lumpia Semarang memiliki isian halal seperti ayam, telur, dan udang. Sehingga bisa dinikmati semua kalangan.

Perpaduan rasa antar dua budaya dalam makanan ini juga cukup digemari banyak orang. Baik itu keturunan Tiong Hoa, maupun masyarakat Jawa. Bahkan para pengunjung Kota Semarang, sering kali merasa tidak lengkap jika belum mencicipi kuliner legendaris ini.

Rekomendasi Kuliner Lumpia Semarang

Tidak hanya sukses pada masanya, usaha milik Tjoa Thay Joe dan Mbak Wasih ini juga diwariskan kepada anak-anak mereka. Konon, toko tersebut masih ada hingga kini. Berikut daftar Kuliner Lumpia Semarang yang sayang untuk dilewatkan.

1. Lumpia Gang Lombok

Lumpia Gang Lombok sudah ada sejak tahun 1963. Lumpia ini merupakan toko lumpia pertama yang ada di Semarang. Meski sudah puluhan tahun, cita rasa otentik dari lumpia ini juga masih terjaga hingga kini. Oleh karenanya, toko lumpia ini selalu penuh sesak didatangi pengunjung dan wisatawan.

Banyak para pengunjung yang menikmati lumpia legendaris ini secara langsung. Namun, tak jarang juga yang membungkus untuk dijadikan oleh-oleh. Lumpia ini memiliki dua jenis, yaitu lumpia basah dan lumpia goreng.

Untuk lumpia goreng, bisa tahan hinggga tiga hari. Sedangkan lumpia basah hanya bertahan selama 24 jam. Meski terbuat dari rebung, lumpia dari toko Gang Lombok ini tidak berbau amis dan tahan lama meski tanpa pengawet.

Kita bisa menikmati Lumpia Gang Lombok ini dengan harga Rp 15.000,- per buahnya. Baik lumpia goreng maupun basah, memiliki harga yang sama. Sesuai namanya, toko Lumpia ini bisa Anda temukan di Jalan Gang Lombok No. 11, Purwodinatan, Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah 50137.

Kuliner Lumpia Semarang

2. Lumpia Mataram

Lumpia Mataram sudah ada sejak tahun 1988 Memiliki dua varian seperti Lumpia Gang Lombok. Yaitu lumpia basah dan lumpia goreng. Untuk sausnya, Lumpia Mataram ini cukup terkenal enak dengan citarasa gurih, manis dan kental.

Lumpia ini dibanderoll dengan harga Rp 14.000 per buah. Berbeda dengan toko lumpia lainnya, Lumpia Mataram memiliki banyak cabang. Namun, cabang utamanya berada di Jalan MT Haryono (Mataramm) No. 695, Semarang. Telepon: 024-7014-6113, dan 0818-240-485

Sementara, cabang lainnya tersebar di Jalan Karanganyar, Jalan Walisongo, Jalan Kaligawe, Stasiun Besar Tawang, Hypermart Paragon Mall, dan Carrefour DP Mall. Lumpia Mataram juga bisa Anda temukan di Magelang, Jakarta Barat, Solo, Yogya, Pekalongan, dan Kendal.

3. Loenpia Mbak Lien

Loenpia Mbak Lien terletak di Gang Grajen, Jl. Pemuda No. 1, Semarang. Lumpia ini merupakan lumpia favorit di daerah tersebut. Racikan bumbu, isian rebung yang dicampur dengan daging ayam kampung dan udang membuat lumpia ini memiliki cita rasa yang enak.

Apalagi, suasana di Loenpia Mbak Lien memiliki kesan khas Jawa tempo dulu. Sehingga memberikan kenikmatan tersendiri pada lumpia ini. Kita bisa menikmati lumpia yang enak ini dengan membayar sebesar Rp 16.000 per buah.

Terbilang lebih mahal jika dibandingkan dengan harga Lumpia Gang Lombok dan Lumpia Mataram. Akan tetapi, cukup layak untuk dicoba ketika sedang melancong ke Semarang.

4. Lumpia Cik Me Me

Berbeda dengan lumpia lainnya, Lumpia Cik Me Me memiliki banyak varian isi. Seperti lumpia isi daging kakap, kepiting, dan jamur. Meski begitu, orisinalitas bahan baku lainnya masih tetap terjaga. Kita bisa mendapatkan kenikmatan Lumpia Cik Me Me di kisaran harga Rp 8.000 sampai Rp 20.000 per buahnya.

Tidak hanya itu, Lumpia Cik Me Me ini juga sudah bersertifikat halal oleh MUI. Jika Anda mencari lumpia yang terjamin halal, Lumpia Cik Me Me bisa jadi pilihan. Lumpia ini bisa didapatkan di Jl. Gajah Mada 107, Semarang.

5. Lunpia Express

Toko lumpia ini didirikan oleh generasi ketiga dari pemilik Lumpia Mataram. Lokasinya terletak di Jl. Gajahmada 142 AA, Semarang. Lunpia Express memiliki dua varian yaitu lumpia original yang terbuat dari isian rebung dan telur, sedangkan lumpia crab memiliki  isian kepiting sesuai dengan namanya.

Tidak hanya isian yang berbeda, kedua varian tersebut juga memiliki cita rasa yang berbeda. Lumpia original memiliki cita rasa manis khas lumpia jaman dulu. Dan lumpia crab memiliki cita rasa gurih dengan bumbu khas yang sedikit dimodifikasi.

Resep Membuat Lumpia Semarang Sendiri

Selain membeli, Kuliner Lumpia Semarang juga mudah dibuat sendiri di rumah. Bahan-bahan yang mudah dijumpai dan bisa didapatkan dengan harga yang murah, membuat lumpia sendiri lebih ekonomis. Cocok untuk yang tinggal jauh dari Kota Semarang atau para perantau di luar negeri.

Adapun bahan-bahan dan cara pembuatannya sebagai berikut.

Bahan Isi Lumpia:

  • 8 siung bawang merah
  • 7 siung bawang putih
  • 1 cm jahe
  • 300 g rebung
  • 5 sdm rebon
  • 3 butir telur
  • 2 batang daun bawang
  • 2 sdm kecap manis
  • 1 sdm saus tiram
  • 1 sdm kecap asin
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt minyak wijen
  • Garam secukupnya
  • Merica secukupnya
  • Penyedap secukupnya

Bahan Kulit:

  • 100 g tepung terigu
  • 300 ml air
  • Garam secukupnya

Bahan saus:

  • 200 ml air
  • 2 sdm kecap manis
  • 2 sdm kecap ikan
  • 1 sdt hula
  • 1 sdm tepung maizena/tapioca/sagu
  • Garam dan merica secukupnya

Cara Membuat Isian Lumpia:

  1. Rebus rebung dengan jahe sebanyak 3 kali agar tidak bau
  2. Iris tipis dan peras hingga kering, tiriskan
  3. Haluskan bawang merah, bawang putih dan jahe, tumis hingga wangi
  4. Masukan ebi yang telah di haluskan, tumis  hingga wangi
  5. Masukkan telur, orak arik
  6. Masukkan rebung, daun bawang, kecap manis, saus tiram, kecap asin, minyak wijen, garam dan merica
  7. Tumis hingga matang dan kering
  8. Angkat, tunggu dingin

Cara Membuat Kulit Lumpia

  1. Masukan terigu, garam, dan air sedikit demi sedikit hingga menyatu
  2. Saring adonan agar tidak menggumpal dan halus
  3. Panaskan wajan anti lengket, oles-oles adonan cair tersebut hingga ketebalan tertentu sesuai selera
  4. Setelah mengering, balik adonan dan masak hingga matang.
  5. Lakukan hingga adonan habis
  6. Setelah isian lumpia dingin dan kulit lumpia selesai, bungkus isi lumpia dengan kulitnya
  7. Lipat dan gulung sesuai dengan bentuk lumpia.

Cara Membuat Saus Lumpia

  1. Masukkan air, kecap manis, kecap ikan, dan gula ke dalam panci kecil
  2. Masak hingga mendidih
  3. Masukan larutan tepung maizena/sagu/tapioka sedikit demi sedikit
  4. Masak di api kecil hingga kental

Lumpia bisa disajikan sebagai lumpia basah atau kering sesuai selera. Jika ingin dimakan basah, lumpia yang sudah dibungkus bisa langsung dinikmati. Jika suka lumpia yang garing, goreng hingga kecokelatan. Setelahnya, iris tipis rebung lalu peras hingga kering, tiriskan. Cukup mudah bukan membuat Kuliner Lumpia Semarang?

Terimakasih telah membaca, jangan lupa beri rating bintang lima

Klik bintang untuk memberi rating

Average rating 4.7 / 5. Vote count: 3

No votes so far! Be the first to rate this post.

Related posts

No Copy, Yes Coffee !!!